BDR SENIN, 18 OKTOBER 2021
Pembelajaran Kelas IVA
Tema : 4. Berbagai Pekerjaan
Sub Tema : 3 (Pekerjaan Orang Tuaku)
Hari Senin, 18 Oktober 2021
Assalamu‘alaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Selamat pagi, apa kabar Ayah/Bunda? Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat. Mohon bimbingan Ayah/Bunda untuk terus mendampingi ananda dalam melakukan aktivitas pembelajaran di rumah. Ayah/Bunda yang hebat-hebat tetap semangat mendampingi putra putrinya di rumah, kita sama-sama berjuang untuk dapat memberikan pendidikan yang menyenangkan bagi anak-anak kita tercinta.
Ayah/Bunda jangan lupa untuk mengingatkan ananda untuk mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan setiap aktivitas dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan rumah agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19 dan wabah demam berdarah. Terima kasih.
Anak-anak bagaimana kabar kalian? Mudah-mudahan selalu sehat, semangat dan bahagia ya. Anak-anak sebelum memulai kegiatan kita baca doa belajar dulu ya (berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing). Jangan lupa ucapkan tolong bila minta bantuan, ucapkan maaf apabila melakukan kesalahan, dan ucapkan terima kasih setelah mendapatkan bantuan!
Tugas 1
Materi : Peta Pikiran Unsur Cerita
Anak hebat, pada pertemuan sebelumnya kita telah membahas materi tentang unsur cerita, pada kesempatan kali ini kita akan belajar menemukan unsur cerita berdasarkan teks bacaan berjudul “Pentingnya Budaya Tegur Sapa”. Unsur cerita yang akan kita cari pada pembelajaran kali ini meliputi: judul, tokoh, sifat tokoh, tempat, awal cerita, akhir cerita, dan pesan moral. Silahkan ananda membaca teks berjudul “Pentingnya Budaya Tegur Sapa” pada link di bawah ini! Atau bisa juga membacanya di buku siswa kelas IV tema 4 halaman 118 – 119 ya!
Pentingnya Budaya Tegur Sapa
Senangnya tinggal di Desa Sereh Wangi. Kedekatan hubungan antarwarga membuat mereka saling menjaga.
Tidak semua warga Desa Sereh Wangi merupakan penduduk asli. Sebagian warga merupakan pendatang, mereka masuk ketika kampung ini dibuka sebagai wilayah transmigrasi. Walau demikian, perbedaan asal usul tidak merenggangkan kedekatan mereka.
Kedekatan antarwarga dimulai dengan kebiasaan saling tegur sapa. Ketika berpapasan di lorong antarrumah, di jalan, atau di pasar tak pernah terlewat untuk saling menegur. Sekadar mengucap “Selamat pagi, selamat siang, selamat sore” sampai bertukar kabar atau berbincang sejenak. Semua saling kenal, semua saling peduli.
Di ujung jalan, tinggal Nenek Ijah seorang diri. Ia penghuni tertua di sini. Walau begitu ia masih mandiri melakukan kesibukan di rumahnya. Kadang ia terlihat menyapu pelan daun-daun di halaman rumah. Lain waktu ia duduk beristirahat di beranda. Pak Tulus, sang kepala desa, rajin menyapa Nenek Ijah. Pagi hari, sambil berangkat kerja, ia kerap mampir untuk sekedar mengantarkan ubi atau singkong rebus. Sore hari ia lewat lagi seraya melambai pada Nenek Ijah yang duduk di beranda.
Budaya tegur sapa menjadi perekat warga. Budaya tegur sapa membangun kepedulian terhadap sesama.
Anak hebat, cerita tersebut bagus sekali ya dan mengandung pesan moral yang perlu kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sekarang silahkan ananda temukan unsur-unsur cerita yang terdapat pada cerita tersebut dengan melengkapi kolom di bawah ini!
Tugas 2
Materi : KPK dan FPB
Anak hebat, selanjutnya kita akan belajar Matematika, pada pertemuan sebelumnya kita telah membahas materi meliputi: kelipatan bilangan, faktor bilangan, kelipatan persekutuan, faktor persekutuan, bilangan prima dan faktor prima, KPK dan FPB, serta soal cerita terkait KPK dan FPBdalam kehidupan sehari-hari.
Supaya ananda lebih memahami dan mengingat materi tersebut silahkan kerjakan soal latihan pada link berikut ini ya!
https://forms.gle/ZfWV1rDKfxiwaMDX9
Setelah selesai screenshot skor perolehanmu dan kirimkan ke Pak Guru ya!
Comments
Post a Comment